Kalah dari Prancis, Walid Regragui Tetap Bangga dengan Perjuangan Maroko di Piala Dunia 2022
Oleh Amanda Amelia

Tim nasional Maroko menjadi kuda hitam dan berhasil memberikan kejutan di Piala Dunia 2022, tergabung di grup F bersama tiga negara lainnya yakni Belgia, Kanada, dan Kroasia, mereka sukses lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup usai mengoleksi tujuh poin.
Di babak 16 besar, Hakim Ziyech dan kawan-kawan secara tak terduga berhasil mengatasi perlawanan Spanyol dengan skor 3-0 melalui drama adu penalti, terakhir di babak perempat final, mereka juga berhasil mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0.
Sayang, langkah mereka harus terhenti di babak semifinal, Achraf Hakimi dan kawan-kawan takluk 2-0 dari Prancis, Kamis (15/12) dinihari WIB. Walau gagal lolos ke partai puncak, sang pelatih, Walid Regragui tetap merasa bangga dengan perjuangan yang ditampilkan para pemainnya.
Walid Regragui has only been in charge of Morocco for 3 months.
— ESPN UK (@ESPNUK) December 14, 2022
Hakim Ziyech came out of international retirement for this World Cup
Beat Belgium, Spain and Portugal.
This Morocco team are the story of this World Cup 👏🇲🇦 pic.twitter.com/kV9NB5ts6p
"Hal yang terpenting adalah memperlihatkan performa terbaik. Kami juga berhasil memperlihatkan pada dunia bahwa sepakbola Maroko itu benar-benar ada dan kami juga memiliki suporter yang luar biasa," ujar Regragui seperti dilaporkan Goal.
"Kami sudah memberikan yang terbaik. Kekalahan ini sama sekali tidak menghilangkan semua hal yang sudah kami berikan sebelumnya," tambah pria berusia 47 tahun itu.
Maroko masih menyisakan satu pertandingan sisa di Piala Dunia 2022, mereka akan menantang Kroasia dalam laga perebutan tempat ketiga yang akan digelar di Khalifa International Stadium, Sabtu (17/12).